Kejaksaan Agung (Kejagung) dianggap progresif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti. Dia menyatakan bahwa pendekatan progresif yang diterapkan Kejagung sangat penting, karena koruptor dan calon koruptor perlu merasa takut akan konsekuensi tindakan korupsi mereka. Ray juga menekankan bahwa koruptor harus dihukum dengan mengembalikan kerugian negara secara besar-besaran, karena tindakan korupsi yang dilakukan merugikan negara dengan jumlah yang signifikan. Meskipun demikian, Ray merasa bahwa para hakim masih belum cukup agresif dalam mendorong pendekatan progresif dalam penanganan kasus korupsi. Di dalam upaya untuk memberantas korupsi, Ray berharap para hakim bisa lebih aktif dan progresif dalam menegakkan hukum.
Kejagung Menunjukkan Proaktif dalam Anti-Korupsi
Read Also
Recommendation for You

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung, Jawa…

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Kejaksaan Agung,…

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengumumkan bahwa tidak akan ada penyelenggaraan haji Furoda pada…

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Dia menyampaikan pesan agar…

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan bahwa pemerintah akan menanggung kenaikan harga avtur untuk penerbangan…







