Berita  

Prabowo Puji Thailand Bantu Repatriasi WNI Korban Scam

Prabowo Subianto Apresiasi Pemerintah Thailand atas Bantuan Pemulangan hampir 1.000 WNI Korban Online Scam

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Thailand atas bantuan yang diberikan dalam memfasilitasi pemulangan hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan daring (online scam). Hal ini diungkapkan Prabowo dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Kerja Sama Erat dalam Menangani Kejahatan Transnasional

Prabowo menyebut bahwa kerja sama antara Indonesia dan Thailand merupakan bukti hubungan yang erat dalam menangani kejahatan transnasional. Jumlah hampir 1.000 WNI yang berhasil dipulangkan merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara kedua negara. Prabowo sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Thailand dan menyatakan terima kasihnya kepada pemerintah negara tersebut.

Kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam hal penanganan kejahatan transnasional seperti penipuan online. Langkah-langkah tersebut meliputi pertukaran informasi dan intelijen, investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional.

Optimalisasi Kerja Sama Bidang Pertahanan dan Keamanan

Indonesia dan Thailand juga akan terus mengoptimalkan penguatan kerja sama bidang pertahanan dan keamanan melalui Indonesia – Thailand High Level Committee dan Indonesia – Thailand Security Dialogue. Selain itu, kedua negara mendukung pengembangan Trans-nasional Referral Mechanism (TRM) sebagai terobosan untuk mempercepat perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat.

Dengan adanya kerja sama yang baik antara Indonesia dan Thailand dalam menangani kejahatan transnasional, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi WNI yang menjadi korban penipuan online.

Source link