Analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, menyatakan bahwa kekuatan oposisi di luar parlemen memiliki peran yang sangat penting. Bersama sejumlah akademisi dan aktivis demokrasi, mereka membentuk Barisan Oposisi Indonesia. Menurut Ubed, dalam teori politik terdapat dua jenis oposisi, yaitu oposisi di parlemen dan oposisi di luar parlemen. Ketika terjadi disfungsi lembaga, kekuatan oposisi di luar parlemen menjadi krusial dalam menjaga keseimbangan demokrasi. Kekuatan oposisi di luar parlemen menjadi semakin penting karena DPR tidak lagi menjalankan fungsi checks and balances dengan baik. Oleh karena itu, para akademisi, kelompok masyarakat sipil, dan aktivis membentuk Barisan Oposisi Indonesia (BOI) sebagai entitas baru yang menampung para pemikir dan cendekiawan untuk bersatu menciptakan kekuatan oposisi yang kokoh.
Barisan Oposisi Indonesia yang Dipimpin Ubedilah Badrun: Tujuan dan Harapan
Read Also
Recommendation for You

Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Perkuliahan Daring di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Wakil…

Irjen Pol Ruslan Ependi Terpilih Sebagai Koorsahli Kapolri Irjen Pol Ruslan Ependi resmi menjabat sebagai…

Kementerian Kehutanan dan Tim Gabungan Perkuat Pengendalian Karhutla di 6 Provinsi Kementerian Kehutanan bersama tim…

Publikasi Draf RUU Perampasan Aset: Mendesak Transparansi dalam Pembentukan Undang-Undang Desakan agar DPR RI membuka…

Pengacara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Sangkal Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian JAKARTA –…







