Analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, menyatakan bahwa kekuatan oposisi di luar parlemen memiliki peran yang sangat penting. Bersama sejumlah akademisi dan aktivis demokrasi, mereka membentuk Barisan Oposisi Indonesia. Menurut Ubed, dalam teori politik terdapat dua jenis oposisi, yaitu oposisi di parlemen dan oposisi di luar parlemen. Ketika terjadi disfungsi lembaga, kekuatan oposisi di luar parlemen menjadi krusial dalam menjaga keseimbangan demokrasi. Kekuatan oposisi di luar parlemen menjadi semakin penting karena DPR tidak lagi menjalankan fungsi checks and balances dengan baik. Oleh karena itu, para akademisi, kelompok masyarakat sipil, dan aktivis membentuk Barisan Oposisi Indonesia (BOI) sebagai entitas baru yang menampung para pemikir dan cendekiawan untuk bersatu menciptakan kekuatan oposisi yang kokoh.
Barisan Oposisi Indonesia yang Dipimpin Ubedilah Badrun: Tujuan dan Harapan
Read Also
Recommendation for You

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 1.061 Koperasi Desa di Nganjuk Pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden…

Jelang masuk bulan Zulhijah 1447 H, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah…

Presiden China Xi Jinping Berpotensi Memainkan Peran Penting dalam Meredakan Konflik AS-Iran Pentingnya Peran China…

Nadiem Anwar Makarim Jalani Operasi Setelah Dituntut 18 Tahun Penjara Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset,…








