Berita  

Peran Vital Mangrove dalam Ekologi dan Ekonomi Pesisir

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengunjungi lokasi rehabilitasi mangrove program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) di Desa Liagu, Kalimantan Utara, sebagai bagian dari peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026. Dalam kunjungannya, Menteri Kehutanan berkomitmen untuk melestarikan hutan mangrove dan menggandeng masyarakat setempat dalam upaya rehabilitasi mangrove. Menhut menekankan pentingnya rehabilitasi mangrove sebagai investasi jangka panjang untuk perlindungan wilayah pesisir dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program M4CR melibatkan masyarakat dalam penanaman, pemeliharaan, dan pengembangan usaha silvofishery yang berkelanjutan.

Diresmikan Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Dyah Murtiningsih, pentingnya fungsi mangrove sebagai barrier untuk tambak. Capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Kalimantan Utara mencapai 6.543 hektare hingga tahun 2025. Program ini juga diperluas ke empat provinsi prioritas lainnya, dengan target mencapai rehabilitasi hingga 27.634 hektare pada tahun 2027. Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 diharapkan dapat memperkuat komitmen untuk menjaga ekosistem lahan basah, meningkatkan ketahanan pesisir, dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Source link