Dede Yusuf Macan Effendi, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, memberikan pandangannya terkait kepala daerah yang terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, biaya pilkada yang tinggi menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banyak kasus korupsi melibatkan kepala daerah. Menurut Dede Yusuf, OTT bisa terjadi di berbagai tempat, namun sumber utama masalah korupsi di kalangan kepala daerah terletak pada biaya politik yang mahal dalam pilkada.
Dede Yusuf menegaskan bahwa biaya pilkada yang tinggi telah menciptakan kondisi dimana praktik politik uang atau vote buying masih terjadi di beberapa daerah. Hal ini menyebabkan kandidat dengan elektabilitas tinggi kadang kalah dari calon yang memanfaatkan pembelian suara. Dengan adanya fenomena tersebut, Dede Yusuf menyoroti peran biaya politik yang tinggi dalam mempengaruhi integritas kepala daerah dan meningkatkan potensi terjadinya korupsi. Selain itu, kondisi ini juga menunjukkan pentingnya reformasi dalam sistem politik dan pemilihan kepala daerah untuk mencegah praktik korupsi di masa depan.












