Berita  

Mekanisme Pemilihan Rais Aam PBNU: Cara AHWA Menentukan

Pemilihan AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang

Proses Pemilihan

Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, menjadi ajang pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Rais Aam. Dalam proses pemilihan ini, terdapat sembilan nama calon AHWA yang diusulkan oleh para muktamirin. Nama-nama calon AHWA tersebut disampaikan dalam amplop tertutup oleh utusan PC, PCI, dan PW pada saat registrasi. Setelah para muktamirin selesai melakukan proses voting, amplop-amplop tersebut akan dibuka untuk ditabulasikan. Dari sembilan nama tersebut, akan dipilih sembilan nama teratas untuk kemudian disahkan sebagai AHWA.

Penentuan Rais Aam

Setelah pengesahan AHWA, kesembilan AHWA tersebut akan bersidang tertutup guna memilih satu di antara mereka sebagai Rais Aam. Namun, proses penghitungan suara untuk menentukan AHWA ini diperkirakan akan dilaksanakan pada hari Minggu, karena jumlah muktamirin yang terlalu banyak. Muhammad Romahurmuziy, Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU, menjelaskan bahwa proses pemilihan ini akan melibatkan partisipasi dari berbagai pihak yang hadir dalam muktamar tersebut.

Dengan demikian, proses pemilihan AHWA dan Rais Aam menjadi sorotan utama dalam Muktamar ke-35 NU yang diselenggarakan di Jombang. Semua proses ini dilakukan untuk memastikan pemimpin NU ke depan dapat dipilih secara demokratis dan transparan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Source link