Abdullah Alkatiri, pengacara Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menyoroti ketidakakuratan prediksi yang dilakukan oleh kubu mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menurut Alkatiri, prediksi dari pihak tersebut sering kali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini bukan terjadi sekali, melainkan sudah beberapa kali terulang.
Prediksi yang Selalu Meleset
Dalam program Interupsi di iNews, Alkatiri menjelaskan bahwa banyak prediksi yang dibuat oleh kubu Jokowi tidak akurat. Salah satu contohnya adalah prediksi mengenai status perkara yang seharusnya segera masuk tahap P21. Meskipun prediksi tersebut telah diungkapkan berkali-kali, namun kenyataannya tidak pernah sesuai dengan prediksi tersebut.
Alkatiri menyebut bahwa pihak lawan selalu “membuat prediksi-prediksi yang tidak jelas”. Hal ini menunjukkan ketidakpastian dalam meramalkan suatu kejadian berdasarkan informasi yang dimiliki oleh kubu yang dimaksud.
Kritik Terhadap Prediksi Kubu Jokowi
Kritik terhadap ketepatan prediksi dari kubu Jokowi ini menggarisbawahi bahwa informasi yang disampaikan tidak dapat diandalkan sepenuhnya. Dengan seringnya prediksi yang meleset, hal ini menimbulkan keraguan terhadap keandalan informasi yang diberikan oleh pihak tersebut.
Sebagai pengacara dari Dokter Tifa, Alkatiri menekankan bahwa penting untuk memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan fakta yang ada. Dengan demikian, kejelasan dan ketepatan informasi dapat menjadi hal yang krusial dalam setiap pernyataan yang dikeluarkan.












