Berita  

5 Calon Manajer KDMP Meninggal: DPR Minta Hentikan Sementara Latsarmil

Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto Mendesak Kemhan untuk Menghentikan Sementara Pelaksanaan Latsarmil

Permintaan Evaluasi Terhadap Keselamatan Peserta

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto, mendesak Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menghentikan sementara pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Desakan ini muncul setelah lima peserta calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil.

“Saat ini diperlukan penghentian sementara seluruh kegiatan Latsarmil yang tengah berjalan disertai evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraannya demi menjamin keselamatan peserta dan akuntabilitas negara,” ujar Yulius pada Minggu (28/6/2026).

Yulius menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem penyelenggaraan pelatihan ini, terutama dalam aspek keselamatan peserta yang harus menjadi prioritas utama dalam setiap program resmi negara.

Mengevaluasi Kembali Sistem Pelatihan

Dalam pernyataannya, Yulius Setiarto juga meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk mengevaluasi kembali sistem penyelenggaraan Latsarmil guna memastikan keselamatan peserta. Hal ini dilakukan sebagai respons atas kejadian tragis yang menimpa lima peserta SPPI yang menjadi korban meninggal dunia dalam kegiatan tersebut.

Perlu adanya langkah konkret dalam menghentikan sementara kegiatan Latsarmil untuk memastikan bahwa setiap peserta yang mengikuti pelatihan militer tersebut benar-benar dalam kondisi aman dan terjamin keselamatannya.

Selain itu, proses evaluasi yang menyeluruh juga diperlukan guna memastikan akuntabilitas negara dalam menjalankan program-program pelatihan resmi yang diselenggarakan. Langkah-langkah preventif dan perbaikan sistem menjadi kunci dalam memastikan keberlangsungan pelaksanaan Latsarmil yang aman dan bertanggung jawab.

Source link