Berita  

Kritik Berdasarkan Data: Pentingnya Fakta dalam Menyampaikan Kritik

TNI AD Tegaskan Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI AD tidak anti kritik, namun kritik yang disampaikan harus didasari oleh data dan fakta yang akurat. Hal ini berkaitan dengan narasi negatif yang disampaikan dalam film dokumenter “Pesta Babi” belakangan ini.

Pentingnya Kritik Berdasarkan Fakta Lapangan

Donny menyatakan bahwa kritik yang membangun haruslah memiliki dasar yang kuat, berupa data dan fakta yang sesungguhnya. Meskipun TNI AD menghormati kebebasan berekspresi dan berkarya dalam ranah demokrasi, namun tetap diingatkan tentang tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi.

Menyikapi polemik yang berkembang terkait film “Pesta Babi”, Donny menekankan pentingnya objektivitas dan keseimbangan informasi dalam sebuah karya, termasuk film dokumenter. Ia juga mengutip pernyataan Kepala Suku di Papua yang memberikan apresiasi terhadap kinerja TNI selama bertugas di daerah tersebut.

Berupaya Menciptakan Keseimbangan Informasi

Donny juga menjelaskan bahwa dalam konteks kebebasan berekspresi, setiap produk informasi, termasuk film, seharusnya tetap memiliki tanggung jawab moral. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi pembentukan stigma negatif ataupun distorsi terhadap institusi negara, dalam hal ini TNI.

Upaya untuk menciptakan keseimbangan informasi dan memastikan bahwa setiap kritik yang disampaikan didasarkan pada data dan fakta yang benar menjadi prinsip yang dipegang teguh oleh TNI AD dalam merespons berbagai narasi yang berkembang di masyarakat.

Sumber: Sindonews

Source link