Romli Atmasasmita menjadi perhatian dalam artikel ini, menggambarkan kompleksitas hukum dan penegakan hukum di masyarakat. Pencerahan tentang hukum dan penegakan hukum terlihat bersanding dengan dilema di mana aparatur penegak hukum terkadang berpihak pada negara dan oknum penyelenggara negara, tidak memberikan perlindungan kepada rakyat miskin yang haus akan keadilan. Kasus suap yang melibatkan pejabat di Pengadilan Negeri Depok menunjukkan kerentanan sistem hukum, di mana rakyat tidak berpunya kehilangan satu-satunya harapan akan keadilan. Disamping itu, keluhan tentang aset yang disita dalam kasus korupsi tanpa koreksi atau permintaan maaf, bahkan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap telah dikeluarkan, menunjukkan ketidakpastian dalam sistem hukum dan penegakan hukum. Semua ini mencerminkan pentingnya untuk memperjelas arah pendidikan hukum di negara ini untuk memastikan keadilan yang sebenarnya.
Hukum Pidana Pancasilais: Pandangan dalam Negeri Sendiri
Read Also
Recommendation for You

Kementerian Kehutanan dan Tim Gabungan Perkuat Pengendalian Karhutla di 6 Provinsi Kementerian Kehutanan bersama tim…

Publikasi Draf RUU Perampasan Aset: Mendesak Transparansi dalam Pembentukan Undang-Undang Desakan agar DPR RI membuka…

Pengacara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Sangkal Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian JAKARTA –…









