Berita  

Ibadah Haji: Kelebihan dan Pentingnya Niat yang Murni

Kementerian Haji dan Umrah telah menunjukkan ketegasan dalam proses penyaringan petugas haji untuk tahun 2026. Sebanyak enam calon petugas telah dicopot dan dipulangkan dari Pendidikan dan Latihan (Diklat) PPIH di Arab Saudi karena tidak memenuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk penegakan aturan yang ketat bagi seluruh peserta yang sedang menjalani pelatihan.

Alasan di balik pencopotan tersebut adalah karena beberapa calon petugas tidak memenuhi persyaratan kesehatan yang diperlukan dan juga kendala kedisiplinan. Salah satu peserta diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang memerlukan perhatian medis yang serius. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan petugas saat bertugas di lapangan nanti.

Dahnil juga memberikan peringatan keras terhadap niat para calon petugas. Ia menegaskan bahwa menjadi petugas haji adalah tugas pelayanan yang murni dan bukan sekadar sarana untuk “nebeng” naik haji. Baginya, menjadi pelayan tamu Allah merupakan prioritas utama, sedangkan ibadah haji merupakan bonus atas pengabdian tersebut. Pemerintah juga menjamin bahwa tidak akan ada perlakuan istimewa bagi siapapun dalam proses ini.

Source link