Ducati selalu menekankan pentingnya persaingan dalam segala hal yang mereka lakukan. Dari keunggulan di dunia MotoGP dan World Superbike, hingga kemajuan dalam balap off-road dan motorcross, serta kini bahkan mencoba untuk terlibat dalam sepeda motor performa tinggi, Ducati tidak pernah berhenti berusaha kecuali untuk meraih kemenangan. Meskipun terdengar agresif, hal ini sesuai dengan prinsip dasar operasional merek tersebut.
Hal yang menarik adalah bagaimana semuanya terasa begitu sederhana dalam peristiwa terbaru, di mana dua pembalap off-road Ducati berperan penting dalam relai obor Olimpiade untuk Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026. Tidak ada kendaraan bermotor, tidak ada mesin berdentum, tidak ada pertunjukan megah selain momen itu sendiri. Hanya para pembalap terlatih yang melaksanakan sesuatu yang bersifat simbolis, dengan berjalan kaki di depan banyak orang. Alessandro Lupino memulai perjalanan obor tersebut di Roma, menjadi salah satu pembawa obor pertama setelah keluar dari gedung CONI dengan api Olimpiade.
“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari momen penting ini, menjadi pembawa obor keluar dari gedung CONI dan menjadi salah satu yang pertama membawa obor Olimpiade,” ujar Lupino. “Saya tidak pernah menyangka bahwa pengalaman ini akan begitu menyentuh hati saya, dan saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Saya juga sangat menantikan untuk hadir dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina, yang pasti akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.”
Dalam perjalanan relai ini, obor melintasi Italia, menempuh jarak sekitar 7.456 mil dengan melibatkan sekitar 10.000 pembawa obor. Lupino sendiri membawa momen ini dengan kekuatan, setelah meraih delapan gelar motorcross Italia dan finis sebagai runner up di Kejuaraan MX2 Italia 2025 dengan Ducati Desmo250 MX. Sembilan hari setelah Lupino, giliran Antonio Cairoli mengambil alih obor di Sisilia. Juara dunia sembilan kali ini membawa obor melintasi Palermo sebelum menyalakan kuali Olimpiade di depan Teater Politeama, di hadapan kerumunan penonton yang luar biasa.
“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk membawa obor Olimpiade ke Sisilia dan menyalakan kuali di tanah kelahiran saya,” ujar Cairoli. “Berlari di jalanan Palermo sambil membawa obor tersebut sungguh penuh emosi, dan saya hanya mengharapkan yang terbaik bagi semua atlet Italia yang akan berlaga di Olimpiade Musim Dingin 2026.”












