Dengan hadirnya lebih dari 25.000 Supercharger Tesla di Amerika Utara, pemilik mobil listrik non-Tesla mendapatkan akses yang sangat dibutuhkan. Namun, masalah muncul karena kios Supercharger utama didesain khusus untuk mobil Tesla dengan port pengisian di bagian belakang kiri. Kabel Supercharger yang singkat membuat pemilik mobil listrik lain harus menggunakan dua tempat pengisian, yang tidak ideal. Sebuah solusi datang dari Hansshow dengan kabel ekstensi NACS ke CCS1, yang memungkinkan pemilik mobil listrik non-Tesla untuk memperpanjang kabel Supercharger dan menyediakan konektor CCS1 yang sesuai.
Generasi kedua dari kabel ekstensi ini kini telah dirilis setelah generasi pertama memiliki cacat berbahaya. Kabel ekstensi generasi kedua memiliki sakelar pengaman yang diperbaiki, panjang kabel yang lebih fleksibel, dan daya listrik yang lebih tinggi. Meskipun produk ini belum bersertifikat UL secara keseluruhan, komponennya telah bersertifikat UL. Pengujian ekstensif dilakukan dengan hasil yang menjanjikan, menjadikan kabel ekstensi ini lebih aman dan efisien.
Tom Moloughney, seorang kontributor InsideEVs, telah mencoba kabel ekstensi generasi kedua ini dan mengalami hasil positif. Perangkat ini dapat digunakan dengan berbagai mobil listrik non-Tesla tanpa masalah yang signifikan seperti generasi sebelumnya. Meskipun harga kabel ekstensi ini cukup tinggi, mereka telah dibuka untuk pre-order dengan pengiriman dijadwalkan pada pertengahan Januari. Tetapi perlu diingat bahwa penggunaan kabel ekstensi yang tidak disetujui oleh produsen mobil bisa membatalkan garansi, sehingga pemilik mobil harus mempertimbangkan risikonya dengan cermat sebelum membeli. Jika Anda membutuhkan kabel ekstensi yang aman dan praktis untuk pengisian mobil listrik non-Tesla Anda, kabel ekstensi NACS ke CCS1 dari Hansshow bisa menjadi pilihan yang tepat.












