Dodge dan Alfa Romeo baru-baru ini melakukan penarikan hampir 6.000 crossover hibrida plug-in di Amerika Serikat karena pedal remnya rentan patah saat melakukan pengereman yang tiba-tiba. Masalah ini tentu saja meningkatkan risiko kecelakaan karena membuat kendaraan sulit untuk berhenti. Dodge Hornet PHEV 2024 dan Alfa Romeo Tonale PHEV 2024 adalah dua model yang terkena dampak dari penarikan ini, dengan total 3.286 unit dan 2.688 unit yang harus ditarik.
Penarikan ini sebenarnya adalah perluasan dari penarikan sebelumnya yang terjadi tahun lalu, di mana pemilik 21.000 mobil diberitahu untuk segera melakukan perbaikan. Secara keseluruhan, ada sekitar 27.000 mobil yang terkena dampak dari masalah pedal rem ini di Amerika Serikat. Dealer akan memperkuat lengan pedal rem dengan mur dan baut, dan lengan tersebut akan diganti hanya jika diperlukan. Selain itu, pemilik disarankan untuk menarik dan menahan tombol rem parkir elektronik jika pedal rem patah saat berada di tengah kemacetan.
Stellantis juga mengklaim bahwa sistem Pengereman Darurat Otomatis (AEB) akan berfungsi jika terjadi tabrakan, asalkan sistem ini tidak dinonaktifkan. Meskipun ada satu kecelakaan yang tercatat terkait dengan masalah ini di Eropa, tidak ada cedera yang dilaporkan terkait dengan masalah pedal rem ini. Dodge Hornet PHEV dan Alfa Romeo Tonale PHEV, yang keduanya dibuat di pabrik Stellantis Pomigliano di Italia, berbagi arsitektur yang sama. Hal ini juga menunjukkan bahwa lengan pedal rem yang bermasalah juga diproduksi di Italia.












