Konflik internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dianggap sulit untuk diselesaikan kembali ke kondisi semula. Para pihak yang terlibat dalam konflik telah membuka banyak aib dan rahasia organisasi ke publik. Pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Salafi Nahdlatul Ulum, KH Imaduddin Utsman al-Bantani, mengusulkan agar seluruh pengurus inti PBNU mengundurkan diri dan menggelar Muktamar baru untuk menetapkan kepengurusan baru yang diisi oleh tokoh-tokoh muda NU. Menurut Kiai Imaduddin, PBNU sebaiknya diserahkan kepada sosok-sosok baru yang tidak terlibat dalam konflik, dengan harapan akan membawa kesegaran dan kemajuan bagi organisasi. Ia menekankan pentingnya menghargai para kiai, para santri, dan para Muslimat dalam Nahdlatul Ulama sebagai bentuk penghargaan terhadap organisasi dan ajaran agama yang dianut.
Kiai Imaduddin Banten Dorong Poros Baru NU
Read Also
Recommendation for You

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) bersama tiga Kepala Desa sebagai…

Mahasiswa Indonesia di London menitipkan harapan besar untuk pendidikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ketika tiba…

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris untuk bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir…

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak gugatan Bonatua Silalahi mengenai autentikasi faktual ijazah capres-cawapres. Putusan tersebut…

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dilihat bukan hanya sebagai inisiatif sosial, tetapi juga sebagai…







