Presiden Prabowo Subianto telah meminta para menteri untuk menggunakan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas, dan ini mendapat dukungan dari Anggota Komisi VII DPR, Yoyok Riyo Sudibyo. Langkah ini disambut baik sebagai upaya untuk mendukung industri lokal. Yoyok menekankan pentingnya dukungan terhadap produk dalam negeri bukan hanya sebatas slogan belaka. Menurutnya, jika menteri menggunakan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas, hal ini dapat memberikan contoh nyata dalam mendukung produk lokal.
Yoyok juga menegaskan bahwa penggunaan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas harus dilakukan dengan transparan dan tidak mengganggu anggaran negara. Dia mendukung inisiatif ini sebagai upaya konkret dalam mencintai produk dalam negeri. Sebagai pengingat, Yoyok menekankan pentingnya agar promosi terhadap Maung Pindad tidak hanya sebatas seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam dukungan nyata. Dia mengingatkan pengalaman sebelumnya terkait proyek mobil Esemka yang pada akhirnya gagal.
Yoyok menegaskan pentingnya menjaga agar Maung Pindad tidak mengalami nasib yang sama seperti Esemka, yang hanya menjadi pembicaraan hangat namun akhirnya tidak berkelanjutan. Dia mengharapkan Maung Pindad dapat diproduksi secara massal, digunakan secara luas, dan memiliki pasar yang jelas. Dengan demikian, langkah Presiden Prabowo ini dianggap sebagai langkah yang positif dalam mendukung industri lokal sehingga dapat memberikan contoh yang baik dalam mencintai produk dalam negeri.












