Presiden ke-6 Republik Indonesia adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan keprihatinan atas konflik antara Kamboja dan Thailand. Perang tersebut dianggap sebagai kemunduran dalam sejarah kerja sama ASEAN yang berlangsung hampir enam dekade sebagai model stabilitas regional. SBY mengungkapkan kesedihannya melalui akun Twitter pribadinya, menyoroti eksodus penduduk di perbatasan kedua negara yang tidak menguntungkan ASEAN. Dia menegaskan pentingnya mencari jalan damai antara Kamboja dan Thailand serta mendesak ASEAN untuk turut serta dalam upaya perdamaian antara kedua negara. Berbagai dampak dari konflik ini membutuhkan respons cepat dan tanggap untuk mengembalikan stabilitas di kawasan ASEAN.
Perang Kamboja Vs Thailand: SBY Tekankan Peran ASEAN
Read Also
Recommendation for You

Penerimaan Masukan dalam Penyusunan RUU Ketenagakerjaan oleh Wakil Ketua DPR Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco…

MK Mencabut Larangan Penggunaan Lambang Garuda Pancasila Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan untuk mencabut…

Jakarta – Roy Suryo menyatakan dukungannya terhadap gugatan praperadilan yang diajukan oleh Dokter Tifa. Menurut…

MUI Minta Polisi Proses Penyelenggara Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha Berhadiah Miras Wakil Ketua Umum MUI…

Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), baru saja melantik jajaran pengurus baru…







