Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran memberikan perhatian serius terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Pangandaran tahun 2024. Kabupaten Pangandaran kembali meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK untuk laporan keuangan tersebut, dan ini menjadi fokus utama. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan bahwa ada 12 rekomendasi yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran terkait opini WDP ini. Rekomendasi tersebut termasuk peningkatan rasionalisasi anggaran dan deteksi risiko fiskal. Pemkab Pangandaran diharapkan akan merasionalisasi anggaran pada tahun 2025, serta mengembangkan sistem peringatan dini untuk mengenali risiko fiskal. Selain itu, roadmap terkait penyehatan fiskal daerah juga menjadi fokus utama. Semua tindakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam pengelolaan keuangan, sehingga opini BPK dapat ditingkatkan pada masa yang akan datang. Hal ini mencerminkan komitmen DPRD dalam mendukung perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sorotan DPRD Pangandaran: Opini WDP BPK & Rekomendasi Kunci
Read Also
Recommendation for You

Ida Nurlaela Wiradinata: Memperjuangkan Kesetaraan Tanpa Batas Di salah satu acara di Grand Palma Hotel,…

Insiden Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Pada Senin malam (27/4/2026), terjadi peristiwa tragis…

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, mengadakan kegiatan sosialisasi Empat…

Untuk mendukung sektor pariwisata, mempercepat pembangunan wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Ketua DPRD Pangandaran…

Kasus dugaan penipuan investasi bodong melalui aplikasi MBA terus menjadi perhatian publik. Kelompok Rakyat Pangandaran…







