Renault, produsen mobil asal Prancis, memutuskan untuk membersihkan papan nama yang sudah lama tidak digunakan. Baru-baru ini, beberapa nama ikonik dari sejarah Renault kembali ke pasar. R5 (atau dikenal sebagai Le Car di Amerika Serikat), R4, dan Twingo akan kembali hadir dalam beberapa tahun ke depan. Merek ini juga menghidupkan kembali dua moniker legendaris, yaitu Estafette dan Goelette, dengan varian drivetrains listrik. Estafette, model van klasik yang telah dijual dari akhir 1950-an hingga 1980-an, kini tampil dengan desain futuristik yang terinspirasi dari konsep terbaru. Di sisi lain, Goelette, yang sejajar usianya dengan Estafette, juga kembali dengan tiga varian yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan bisnis.
Sementara itu, Trafic, van yang telah hadir sejak tahun 1980-an dan telah terjual lebih dari 2,5 juta unit, juga mengalami evolusi dengan tampilan berteknologi tinggi. Renault merancang Trafic baru dengan desain aerodinamis dan fitur spoiler belakang bagian atas yang besar. Semua tiga model, Estafette, Goelette, dan Trafic, akan dilengkapi dengan drivetrain listrik dan diproduksi di pabrik Sandouville Prancis. Kedua perusahaan otomotif ternama, Renault dan Volvo, bekerja sama dengan Flexis, sebuah perusahaan yang telah didirikan sejak tahun lalu, dan akan berinvestasi dalam pengembangan kendaraan listrik ini. Dengan rencana peluncuran pasar pada tahun 2026, Renault menunjukkan komitmennya untuk berinovasi dan berkelanjutan dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan yang modern dan efisien.












