Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 13 Pejabat Kementan Terlibat Judi Online, Deposit Tembus Rp200 Juta
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memutuskan untuk mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) karena terlibat dalam judi online (judol) yang depositnya mencapai Rp100 juta hingga Rp200 juta. Keputusan ini diambil setelah menerima laporan mengenai perilaku tersebut.
Pencopotan 13 Pejabat Kementan Terlibat Judi Online
Amran menyatakan bahwa proses pencopotan dilakukan setelah rapat internal yang berlangsung sejak pagi. Dia menegaskan bahwa keputusan ini bersifat permanen dan menekankan bahwa keterlibatan dalam judi online oleh aparatur sipil negara (ASN) adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi.
“Karena kita dapat laporan, kemudian kita verifikasi betul kita copot. Permanen. Bukan copot sembarang,” ungkap Amran dengan tegas.
Penggantian Pejabat yang Dicopot
Setelah mencopot 13 pejabat tersebut, Amran juga telah meminta jajaran terkait untuk segera mencari pengganti yang akan mengisi posisi-posisi yang ditinggalkan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran jalannya tugas dan fungsi di Kementerian Pertanian.
Mengingat peran ASN sebagai pelayan masyarakat, Amran menegaskan bahwa ASN seharusnya memberikan contoh yang baik dan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar aturan, seperti judi online. Tindakan tegas yang diambil oleh Mentan Amran diharapkan dapat memberikan efek jera dan memberikan sinyal keras bahwa penyalahgunaan jabatan tidak akan ditoleransi dalam lingkungan kementerian.












