Phil Collins Ungkap Momen Kritis dalam Hidupnya
Jakarta – Seorang musisi legendaris, Phil Collins, membagikan salah satu momen paling sulit dalam hidupnya. Bukan saat di atas panggung, melainkan ketika ia hampir kehilangan nyawanya akibat gagal organ di sebuah rumah sakit di Swiss pada tahun 2024. Pada saat itu, dia terbaring tak sadarkan diri dan anak-anaknya dipanggil untuk memutuskan soal alat bantu hidup.
Keluarga Berkumpul di Rumah Sakit
Dalam wawancara dengan The Sunday Times, Collins mengungkapkan bahwa ginjalnya berhenti berfungsi dan organ tubuhnya mulai gagal. Anak-anaknya, yakni Lily, Joely, Simon, Nicolas, dan Matthew Collins, dipanggil ke rumah sakit karena kondisinya yang kritis. Dokter bahkan harus mempertimbangkan apakah alat bantu perlu digunakan untuk mempertahankan hidup Collins.
Kesadaran yang Hilang
Meskipun mengalami situasi kritis, Collins menyatakan bahwa dia sama sekali tidak ingat kedatangan anak-anaknya ke ruang perawatan. Mereka khawatir akan kehilangan sang ayah, namun Collins sendiri tidak menyadari betapa serius keadaannya. Pengalaman itu kemudian menjadi poin balik yang mengubah hidupnya.
“Saya sangat beruntung bisa bertahan. Sejak saat itu, saya tidak pernah minum alkohol lagi,” ungkap Collins.
Perjalanan Kesembuhan dan Kesulitan Kesehatan
Berbulan-bulan setelah kejadian tersebut, Collins menghabiskan waktu bersama keluarganya. Dia menyadari betapa berharganya moment bersama anak-anaknya setelah mengalami ancaman kematian.
Meski berhasil bertahan, kondisi kesehatan Collins masih belum pulih sepenuhnya. Ia masih membutuhkan perawatan khusus dan menyatakan bahwa hampir semua aspek kesehatannya bermasalah.
Penjelmaan Alkoholisme
Cerita Collins tentang alkoholisme juga terungkap dalam autobiografinya, “Not Dead Yet”, di tahun 2016. Menurutnya, setelah pensiun dari dunia musik, waktu luang yang berlebihan membuatnya terjerumus ke dalam alkoholisme, suatu kebiasaan yang hampir merenggut nyawanya.
Phil Collins dikenal sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di dunia. Lagu-lagunya, baik sebagai bagian dari Genesis maupun dalam karir solonya, telah mencapai penjualan lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia. Kini, setelah melewati momen kritis dalam hidupnya, Collins menekankan nilai pentingnya keluarga dan keselamatan diri dari bahaya alkohol.




