Berita  

Rekonsiliasi Nasional: Kebenaran dan Penegakan Hukum

Gus Lilur: Jakarta Mendadak Jadi Magnet Para Pemimpin Dunia

Gus Lilur mencatat ada hal unik terjadi di Jakarta belakangan ini, di mana para pemimpin dunia seakan berbondong-bondong menuju ibu kota Indonesia. Perdana Menteri Singapura, Perdana Menteri India, bahkan tiga mantan perdana menteri Thailand, berseliweran di Jakarta untuk berbagai acara penting.

Keberanian Indonesia di Mata Dunia

Menurut Gus Lilur, fenomena ini terjadi karena Indonesia menjadi lebih berani dalam mengambil langkah-langkah strategis. Sejak diberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis—kebijakan ekspor satu pintu, Jakarta pun menjadi pusat perhatian dunia.

Gus Lilur menilai bahwa selama ini Indonesia terlalu pasif dalam mengelola kekayaan alamnya, namun dengan kebijakan baru ini, Indonesia kini bisa mengontrol ekspor komoditasnya sendiri dan tidak lagi tergantung pada negara lain.

Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Langkah ekonomi strategis ini dianggap sebagai implementasi konkret dari Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam Indonesia harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Hal ini membuat Indonesia menjadi lebih dihormati dan ditakuti secara ekonomi di mata dunia.

Gus Lilur menunjukkan keberhasilan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam mengambil alih kebun sawit dan lahan tambang secara ilegal sebagai contoh nyata keseriusan Indonesia dalam mengelola kekayaan alamnya sendiri.

Selain itu, Gus Lilur juga menyoroti kasus korupsi yang terjadi di dalam badan-badan pemerintah, seperti korupsi di dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Tindakan tegas dan transparansi dalam mengatasi korupsi dianggap Gus Lilur sebagai langkah penting yang harus terus diawasi.

Source link