Kemenpar Bidik Sport Tourism: Penggerak Pariwisata Berkualitas






Perkembangan Wisata Olahraga yang Menjadi Tren Baru di Indonesia

Perkembangan Wisata Olahraga yang Menjadi Tren Baru di Indonesia

JAKARTA – Perjalanan wisatawan belakangan ini mengalami perubahan signifikan. Liburan tidak lagi hanya sebatas rekreasi dan hiburan semata, tetapi semakin banyak pelancong, terutama dari kalangan milenial dan Generasi Z (Gen Z), mencari pengalaman wisata yang lebih personal, sehat, autentik, dan berkelanjutan.

Transformasi Preferensi Wisatawan

Perubahan perilaku ini telah membuka peluang besar bagi perkembangan sport tourism yang saat ini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri pariwisata global. Menurut Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, generasi milenial dan Gen Z sebagai wisatawan digital-native mendorong munculnya tren baru seperti pariwisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga, dan MICE.

Sport Tourism Tumbuh Paling Cepat

Wisata olahraga menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan data UN Tourism (UNWTO), sektor ini saat ini menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisatawan global dan diproyeksikan tumbuh rata-rata 17,5 persen per tahun hingga 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh kecenderungan wisatawan yang mencari pengalaman yang berkesan sekaligus menyehatkan, bukan sekadar hiburan.

Indonesia Perkuat Ekosistem Wisata Olahraga

Kementerian Pariwisata terus memperkuat pengembangan sport tourism melalui berbagai strategi, mulai dari penguatan destinasi olahraga, peningkatan kapasitas pelaku industri, promosi terpadu, hingga fasilitasi penyelenggaraan berbagai event olahraga. Kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga juga dilakukan untuk mendukung potensi penyelenggaraan berbagai ajang olahraga bertaraf nasional maupun internasional.

Meski begitu, kontribusi wisata olahraga terhadap kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia masih cenderung terbatas. Oleh karena itu, pengembangan sport tourism secara terpadu dengan atraksi pendukung lainnya diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor ini.

Kementerian Pariwisata juga menilai bahwa perkembangan teknologi, seperti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR), memiliki peran penting dalam mengubah perilaku wisatawan. Teknologi-teknologi tersebut memungkinkan wisatawan memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih personal, efisien, dan imersif.

Kesimpulannya, dengan tren baru ini, sport tourism berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan industri pariwisata Indonesia dengan menarik wisatawan berkualitas yang memiliki lama tinggal lebih panjang, pengeluaran lebih besar, dan peduli terhadap keberlanjutan destinasi.

Sumber: Times Indonesia

Source link