D’Guru: Band Kontroversial yang Kritik Pemerintah Lewat Musik

D’Guru: Band Guru yang Kritik Pemerintah Lewat Musik

Sebuah band yang terdiri dari empat orang guru telah membawa kritik sosial dan pesan kebangsaan melalui medium musik. Dikenal dengan nama D’Guru, band ini terdiri dari Gi, Paguru, Fray, dan Erwin, yang awalnya terbentuk saat mereka masih kuliah di Jakarta.

Sebuah Wadah Kritik dan Inspirasi

Meskipun sudah lama vakum, D’Guru kembali dengan lagu-lagu yang dibalut dengan genre balada, blues, dan rock ringan. Menurut Paguru, salah satu personel D’Guru, band ini lahir dari keinginan para guru untuk tetap berkarya sambil menyampaikan nilai-nilai positif kepada masyarakat dan generasi muda.

“Kita generasi tua yang ingin berkarya. Guru itu kan punya petuah ya, jika melihat hal baik ya disampaikan, jadi ini semacam kritik tapi tidak kasar,” ujarnya. Mereka tidak hanya ingin mengkritisi, tetapi juga ingin memberikan inspirasi melalui karya-karya mereka.

Melalui Lagu, Mereka Sampaikan Kritik

Hingga saat ini, D’Guru telah menghasilkan tujuh lagu dan hampir merampungkan satu album. Lagu-lagu seperti NKRI, Penjaga Negeri, dan Pejabatku dapat diakses melalui berbagai platform musik digital. Salah satu lagu yang paling menarik perhatian publik adalah “Dolanan Rakyat”, yang memberikan pesan untuk tidak memanfaatkan rakyat untuk kepentingan politik atau kekuasaan.

Meskipun kritik yang disampaikan dalam lirik-lirik lagu cukup tajam, D’Guru tidak merasa khawatir dengan respons publik. Mereka berpandangan bahwa karya-karya mereka lahir dari sudut pandang positif dan bertujuan untuk membangun kesadaran publik.

Dalam kurun waktu dua bulan, popularitas D’Guru meningkat pesat dengan ratusan ribu kali tayangan konten mereka di platform digital. Mereka menekankan bahwa tujuan sebenarnya bukanlah popularitas, melainkan memberikan kontribusi positif kepada bangsa melalui medium yang mereka kuasai sebagai pendidik.

Harapan mereka adalah agar karya-karya ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat dan memotivasi musisi lain di tanah air. Mereka ingin melihat dampak positif dari lagu-lagu yang mereka ciptakan bagi bangsa dan generasi yang akan datang.

Source link