Pochettino Mengumumkan Skuad Piala Dunia 2026 Amerika Serikat
Keputusan skuad Piala Dunia selalu menjadi momen yang penuh emosi bagi para pemain, termasuk yang terpilih untuk mewakili Amerika Serikat dalam turnamen yang akan datang. Salah satunya adalah bek senior Tim Ream, yang merasakan kecemasan sebelum akhirnya mendapatkan kabar resmi.
Pada Rabu (27/5/2026), Ream sedang dalam perjalanan meninggalkan pusat latihan saat ponselnya mendadak ramai notifikasi. Pesan dari grup pemain tim nasional Amerika Serikat berisi video dari manajer administrasi tim, Sam Zapata, yang membagikan kabar tentang pemain yang terpilih dalam skuad Piala Dunia 2026.
Proses Pengumuman Skuad dengan Cara Tersendiri
Pelatih Mauricio Pochettino secara pribadi menyampaikan pesan kepada para pemain terpilih melalui video. “Jika kalian menonton video ini, berarti kalian masuk skuad. Saya sangat senang menyampaikan bahwa kalian akan tampil di Piala Dunia 2026, turnamen yang akan kalian selenggarakan di rumah sendiri,” ujar Pochettino dalam videonya.
Momen pengumuman tersebut sangat emosional bagi Ream, yang terhenti sejenak saat menerima kabar tersebut. Dia berpotensi menjadi pemain tertua Amerika Serikat yang berlaga di Piala Dunia.
Sementara itu, Pochettino juga memilih sejumlah pemain dengan latar belakang sepak bola yang kuat di Amerika, termasuk Gio Reyna, Sebastian Berhalter, dan Alejandro Zendejas. Namun, tidak semua pemain beruntung, seperti Diego Luna dan Tanner Tessmann yang harus tersingkir dari skuad akhir.
Tekanan dan Ambisi dalam Skuad Amerika Serikat
Acara pengenalan skuad dilakukan di Pier 17, New York, dengan latar belakang Jembatan Brooklyn. Christian Pulisic, bintang utama tim, menegaskan bahwa tekanan yang dirasakan oleh skuad mencerminkan tingginya ambisi mereka.
Sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat kini tidak hanya menjadi penyelenggara tetapi juga pesaing serius di kancah Piala Dunia. Di bawah asuhan Pochettino, tim diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil gemilang di turnamen bergengsi itu.












