Ghost in the Cell: Tayang di 86 Negara

Film Horor Komedi Indonesia “Ghost in the Cell” Terus Ekspansi Internasional

Film horor komedi Indonesia dengan judul “Ghost in the Cell” terus memperluas jangkauan pasar internasional setelah sukses meraih 3,2 juta penonton di bioskop Tanah Air. Disutradarai oleh Joko Anwar, film ini kini mulai tayang di sejumlah negara Asia Tenggara dan direncanakan akan hadir di 86 negara hingga akhir 2026.

Tayang di Thailand dengan Versi Suara Bahasa Lokal

Produser dari Come and See Pictures, Tia Hasibuan, mengungkapkan bahwa “Ghost in the Cell” telah resmi tayang di Thailand sejak 7 Mei 2026 dengan versi sulih suara dalam bahasa Thailand. Proses dubbing dipilih demi menyesuaikan preferensi penonton lokal yang lebih menyukai film dalam bahasa daerah mereka.

“Thailand dan Kamboja memang terbiasa menonton film yang di-dubbing ke bahasa mereka,” ujar Tia di Jakarta.

Strategi Distribusi Audio Berbeda di Negara Lain

Selain Thailand, film ini juga telah ditayangkan di Singapura, Malaysia, dan Kamboja. Saat ini, masih dalam rencana untuk menyapa penonton di Taiwan pada bulan Juni mendatang. Distribusi audio film ini berbeda-beda di setiap negara, dengan beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam tetap menggunakan audio asli berbahasa Indonesia dengan tambahan teks terjemahan.

Ekspansi internasional “Ghost in the Cell” diharapkan dapat memperkuat eksistensi film Indonesia di pasar global dan mengenalkan karya-karya sineas Tanah Air kepada khalayak internasional.

Persiapan Adaptasi Menjadi Teater Musikal

Rumah produksi Come and See Pictures telah menyiapkan adaptasi “Ghost in the Cell” dalam format teater musikal. Konsep musikal ini sebenarnya sudah direncanakan sejak awal penulisan skenario oleh Joko Anwar, dengan struktur adegan yang dibuat lebih panjang dan teatrikal.

Persiapan akan segera dilakukan dengan membuka audisi umum untuk mencari pemain-pemain baru dalam proyek musikal ini, yang diperkirakan akan memiliki jumlah pemain yang tidak jauh berbeda dari versi film layar lebarnya.

Dengan distribusi global dan pengembangan lintas medium, “Ghost in the Cell” menandai langkah ambisius sebagai film Indonesia dengan penetrasi internasional terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Source link