Film Gohan menjadi topik hangat di media sosial sebelum tayang, mengangkat kisah menarik tentang seorang anjing liar putih yang melakukan perjalanan selama 10 tahun. Dalam perjalanan itu, Gohan menjadi piaraan dari empat orang yang berbeda dan mampu menyembuhkan derita yang mereka rasakan. Keempat orang tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda, seperti seorang pensiunan insinyur Jepang yang hidup sendirian, seorang asisten rumah tangga migran yang berjuang di negeri asing, dan sepasang kekasih yang mulai merasa hambar dalam hubungannya. Film ini menyoroti bahwa cinta tidak selalu harus diucapkan, tetapi dengan adanya perhatian dan kasih sayang yang tulus, segalanya bisa disembuhkan.
“Gohan” diproduksi oleh rumah produksi Thailand, GDH 559 yang sebelumnya sukses dengan film “How to Make Millions Before Grandma Dies”. Disutradarai oleh Baz Nattawut Poonpiriya dengan bantuan asisten sutradara Moo Chayanop dan Ta Atta Hemwadee, film ini fokus pada kekuatan narasi yang lambat namun mampu menggugah perasaan penonton. Dibintangi oleh aktor Tu Tontawan, Jaonaay (Jinjett Wattanasin), dan Tata Chatichai, “Gohan” segera tayang di bioskop Indonesia dengan harapan dapat membuat penonton terinspirasi.
