Rentetan kesepakatan antara dunia Formula 1 dan mobil klasik seringkali tidak sejalan karena memiliki ciri serta karakteristik yang berbeda. Meskipun begitu, Singer, yang merupakan salah satu pemain utama dalam industri restomod Porsche, memilih untuk bekerjasama dengan Red Bull Advanced Technologies, sebuah perusahaan besar di dunia F1. Kerjasama ini bertujuan untuk menghadirkan restomod yang lebih menggoda dan nikmat untuk dikendarai. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana cara mewujudkan hal tersebut.
Dalam menggarap proyek restomod Porsche 911 Cabriolet, Singer melakukan pendekatan yang berbeda dari biasanya. Mereka mulai merancang ulang mobil dengan cara melepas semua panel bodi dan membersihkan interior mobil hingga hanya tersisa sasis. Namun, yang membedakan proyek ini adalah Singer menggunakan sistem simulasi dan analisis struktur canggih milik Red Bull untuk membuat model digital berdasarkan data pemindaian dan pengukuran dari mobil asli.
Melalui perangkat lunak Finite Element Analysis (FEA), Singer dan Red Bull menghitung kekakuan torsi total mobil, baik untuk model Cabrio maupun Targa. Tujuannya adalah untuk memahami titik-titik yang menerima beban dan regangan terbesar sehingga struktur mobil dapat diperkuat dengan penambahan 13 struktur penguat berbahan serat karbon. Hal ini membantu meningkatkan kekakuan mobil hingga 175% dibandingkan dengan mobil donor aslinya.
Keuntungan dari peningkatan kekakuan ini tidak hanya terletak pada angka. Handling mobil menjadi lebih baik, stabilitas saat pengereman meningkat, dan tentu saja menambah rasa percaya diri pengemudi. Singer juga berencana untuk menerapkan teknologi penguatan struktur baru ini ke semua model atap terbukanya, termasuk Porsche 911 Cabriolet dengan gaya 930 Turbo era 1970-an. Dengan teknologi canggih ini, Singer berharap dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih modern dan memuaskan bagi para penggemar mobil klasik.












