Sebagai seorang editor di InsideEVs, saya memiliki pemahaman yang lebih dekat saat ini terhadap pasar mobil listrik daripada sebelumnya ketika fokus saya lebih pada mobil bermesin bensin. Saat mengetahui Acura akan menghentikan sementara produksi crossover terlarisnya, yaitu RDX, bahkan saya terkejut. Para dealer sekarang merasa kesal karena kehilangan model penting ini di tengah ketidakpastian atas permintaan terhadap model listrik RSX yang akan datang, terutama jika insentif pajak US$7.500 masih berlaku.
Edisi Critical Materials hari ini membahas tentang masalah di Porsche Tiongkok yang terus memburuk, serta isu kontroversial “Amerika harus memiliki Greenland” yang berdampak negatif pada saham otomotif. Dealer Acura merasa keberatan dengan peralihan ke mobil listrik, dan dalam beberapa tahun ke depan, industri otomotif akan menghadapi periode yang tidak pasti dalam menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi dan permintaan pasar yang fluktuatif.
Porsche juga mengalami kesulitan di Tiongkok karena penurunan permintaan dan persaingan yang sengit dalam menghadapi merek lokal. Akibat isu Greenland yang diperhitungkan, saham otomotif turun. Dalam menghadapi tahun-tahun mendatang, pabrikan otomotif harus mempertimbangkan dengan hati-hati komposisi powertrain yang tepat agar sesuai dengan permintaan pasar dan kebijakan pemerintah. Jika perusahaan tidak bisa merencanakan strategi dengan baik, mereka akan kesulitan dalam menghadapi tantangan industri otomotif yang terus berkembang.












