Review Mesin Rotary Cina: Fakta GTA VI

Mesin rotari Wankel sudah menjadi legenda dalam dunia otomotif, dikenal karena ukurannya yang ringkas, daya tahan yang besar, dan kinerja yang halus berkat rotor segitiga tunggal di dalamnya. Meskipun Mazda terkenal sebagai pionir dalam penggunaan mesin Wankel pada mobil-mobil seperti Cosmo, RX-7, dan mobil balap 787B, kali ini mesin rotari baru ini berasal dari Cina.

Changan, sebuah perusahaan otomotif asal Cina, berhasil mengembangkan mesin rotari baru yang diberi nama R05E. Mesin ini merupakan mesin rotari bertenaga tinggi pertama yang dikembangkan di wilayah tersebut. Kemajuan ini diumumkan dalam kolaborasi dengan perusahaan mobilitas AVL pada 9 April, namun prototipe pertama mesin ini baru diperkenalkan pada 19 Desember dengan rencana produksi yang sudah dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027.

Mesin rotari R05E yang dikembangkan oleh Changan bukanlah untuk digunakan pada mobil jalan raya, melainkan untuk aplikasi “ekonomi ketinggian rendah” seperti penggunaan pada drone, eVTOL (pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal elektrik), dan kemungkinan di masa depan, mobil terbang. Mesin ini diyakini memiliki keunggulan dibandingkan dengan powertrain listrik jika digunakan pada proyek eVTOL oleh Hyundai dan Toyota, karena dianggap lebih halus, kompak, senyap, dan memiliki rasio power-to-weight yang lebih baik.

Changan memprediksi bahwa ekonomi ketinggian rendah di masa depan akan menjadi industri bernilai triliunan dolar pada tahun 2035. Mesin R05E dilaporkan mampu menghasilkan 71 tenaga kuda dan dapat berputar hingga 6.500 rpm, namun masih dalam pengembangan untuk versi yang lebih bertenaga. Mesin ini menggunakan casing aluminium cor dengan lapisan anti-gesekan komposit nanodiamond (NDC) untuk meningkatkan efisiensi energi, serta dilengkapi dengan rotor segitiga tunggal dan sistem penyeimbang yang dirancang untuk stabilitas selama penerbangan.

Meskipun Changan telah memiliki kemitraan strategis dengan Mazda di Cina, terkait dengan membawa kendaraan seperti sedan EZ-6 dan SUV EZ-60 ke pasar, Mazda tidak terlibat dalam pengembangan mesin rotari baru ini. Mengenai kemungkinan penggunaan mesin ini dalam mobil produksi, Changan belum memberikan kejelasan. Namun, teknologi yang dikembangkan untuk mesin rotari ini tentu saja dapat berpotensi diaplikasikan pada produk-produk Mazda di masa depan.

Source link