Program Studi Fotografi Fakultas Seni Media Rekam di ISI Yogyakarta memperkenalkan Pameran Fotografi Cetak Tua APHIC WEEK 2025 dengan tema “Kalpana”. Acara ini menampilkan teknik fotografi klasik melalui berbagai proses artistik yang mendalam. Berlangsung selama empat hari, pameran ini menjadi agenda seni rupa yang dinanti di penghujung tahun, didukung oleh TIMES Indonesia dan Kabar Sembada sebagai media partner.
APHIC WEEK bukan sekadar pameran karya, namun juga ruang pertemuan antara sejarah fotografi serta perspektif generasi muda. Pameran ini fokus pada fotografi cetak tua sebagai pendekatan alternatif yang kini kembali relevan di era digital. Proses tuntas dan menghadirkan kedalaman makna dalam setiap karya.
Tahun 2025 merupakan penyelenggaraan ke-6 APHIC WEEK yang menyoroti capaian akademik mahasiswa Fotografi di ISI Yogyakarta. Pembelajaran fotografi tidak hanya tentang aspek teknis, namun juga pemahaman sejarah fotografi serta teknik kimia yang kompleks. Harapan dari Novan Jemmi Andrea adalah mahasiswa dapat menjadi agen pelestarian sejarah fotografi sambil presentasi relevan di era digital.
Dengan tema “Kalpana”, pameran ini membuka dialog antara fotografi kuno dengan gagasan kontemporer. Rangkaian kegiatan, seperti workshop, talkshow, dan diskusi, turut menguatkan pesan pameran ini. APHIC WEEK 2025 menghadirkan rekam jejak mahasiswa Jurusan Fotografi ISI Yogyakarta melalui ratusan karya cetak tua yang dipamerkan.
Pameran buka untuk umum dengan berbagai kegiatan harian mulai pukul 13.00 hingga 20.00 WIB. Melalui semangat pelestarian dan inovasi, Program Studi Fotografi ISI Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi fotografi cetak tua. APHIC WEEK 2025 diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan pecinta seni fotografi. Fotografi merupakan perjalanan kreatif yang layak direnungkan.












