Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda berbagi pengalaman memerankan saudara kembar dalam film “Sebelum Dijemput Nenek” sebagai tantangan akting yang memperlihatkan proses panjang untuk menciptakan kemiripan karakter dan chemistry di layar. Awalnya, Dodit ragu menerima tawaran bermain dalam film ini, namun setelah melihat antusiasme Angga, ia pun akhirnya terlibat. Proses pendalaman karakter fisik dan emosional sangat penting dalam peran kembar yang mereka jalani, termasuk pelatihan akting untuk menyamakan gestur dan kebiasaan sehari-hari. Dodit dan Angga juga membangun kedekatan di luar lokasi syuting, dengan mengamati dan mengikuti kebiasaan satu sama lain.
Bagi Angga, peran ini menjadi momen penting dalam karirnya karena memberinya kesempatan untuk menampilkan sisi lain sebagai aktor. Ia menyesuaikan penampilan dan karakternya agar seimbang dengan Dodit sebagai saudara kembar, bahkan menghadapi tantangan rias wajah agar terlihat serupa. Dalam film, Angga memerankan Hestu yang lebih rasional dan logis, sedangkan Dodit memerankan Akbar yang polos dan lugu. Perbedaan latar belakang keduanya menjadi sumber dinamika cerita yang menarik.
“Sebelum Dijemput Nenek” diproduksi oleh Rapi Films dan menggabungkan unsur keluarga, horor, dan komedi. Kehadiran Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda sebagai saudara kembar menjadi daya tarik utama, dijadwalkan tayang di bioskop pada Januari 2026.












