Perusahaan mobil meningkatkan kemampuan kendaraan listrik mereka pada tahun 2025 dengan berbagai inovasi. Satu contoh terbaru adalah Mercedes-Benz CLA, sebuah mobil listrik dengan jarak tempuh yang mencengangkan. Sebelum peluncuran resminya di AS, Edmunds berhasil melakukan uji coba jarak tempuh dan menemukan bahwa mobil ini mampu menempuh 434 mil sebelum berhenti, melebihi perkiraan EPA sebesar 374 mil.
Meskipun uji coba Edmunds sedikit berbeda dengan standard EPA, namun hasil yang ditemukan sangat mengesankan. Mobil CLA dilengkapi dengan baterai 85 kWh yang mendukung motor bertenaga 268 tenaga kuda yang memutar roda belakang. Dengan harga sekitar $48.000 sebelum tambahan opsi atau upgrade, CLA dianggap sebagai mobil listrik terjangkau dan memiliki performa yang bagus.
Lebih lanjut, Audi A6 E-Tron menjadi salah satu mobil sezaman yang juga berhasil melewati batas 400 mil dalam uji coba jarak tempuh. Namun, dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari CLA, Audi masih kalah dalam performa. Bahkan Tesla Model 3 Standar yang memiliki hasil 339 mil jauh lebih rendah dibandingkan dengan CLA.
Mercedes-Benz kini fokus untuk mengembangkan kendaraan listriknya, setelah sebelumnya mendapat kritik terhadap gaya dan kinerja kendaraan listrik sebelumnya. CLA diharapkan dapat menjadi momen kebangkitan merek ini dalam pasar mobil listrik, dengan desain yang lebih menarik dan performa yang optimal. Selain CLA, platform MMA baru Mercedes-Benz juga akan digunakan pada GLB listrik, dengan harapan bisa memberikan performa yang sama mengesankan di dunia nyata.
Dengan harapan yang tinggi atas performa CLA, Pemimpin Redaksi kami sedang bersiap-siap untuk melakukan uji coba langsung di belakang kemudi mobil ini. Semoga mobil ini tidak hanya memiliki performa yang hebat, namun juga memberikan pengalaman mengemudi yang memuaskan bagi penggunanya.












