Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan secara pribadi meminta studio untuk menghidupkan kembali waralaba Rush Hour. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Rush Hour 4 sedang dalam masa pra-produksi dan akan digarap oleh sutradara Brett Ratner, yang sebelumnya juga mengarahkan Rush Hour 1, 2, dan 3. Meskipun Ratner terkena kontroversi pelecehan seksual pada tahun 2017, ia masih dipercayakan untuk mengarahkan film ini.
Brett Ratner juga disebut memiliki hubungan dekat dengan keluarga Presiden Trump saat menggarap film dokumenter “Melania”. Film ini dibeli oleh Amazon dengan harga 40 juta dolar AS dan dijadwalkan akan ditayangkan pada Januari 2026. Jika produksi “Rush Hour 4” terwujud, ini akan menjadi film panjang pertama Ratner sejak “Hercules” pada tahun 2014 yang dibintangi oleh Dwayne Johnson.
Menurut beberapa sumber yang dikutip oleh Variety, Paramount akan menjadi distributor “Rush Hour 4” di bioskop dan Warner Bros., yang merupakan perusahaan yang menaungi label New Line, akan menerima pendapatan kotor pertama. Film ini tetap akan dibintangi oleh Jackie Chan dan Chris Tucker, sebagaimana film-film sebelumnya yang sukses besar sejak tahun 1998. Kisah tentang kerja sama antara polisi Amerika Serikat dan inspektur polisi dari Hong Kong telah menarik minat penonton sejak lama.












