Di Eropa, diesel dahulu menguasai pasar dengan pangsa lebih dari 50% pada tahun 2010-an, diikuti oleh janji efisiensi bahan bakar tinggi dan biaya operasional rendah. Namun, segalanya berubah pada tahun 2015 dengan skandal Dieselgate yang membuat kepercayaan pada mobil diesel runtuh. Sejak itu, penurunan penjualan mobil diesel terjadi seiring dengan peningkatan penjualan mobil hibrida plug-in. Menurut data ACEA, mobil diesel sekarang hanya menyumbang 8% dari total penjualan mobil baru di 27 negara Uni Eropa, ditambah Islandia, Liechtenstein, Norwegia, Swiss (EFTA), dan Inggris. Di sisi lain, penjualan mobil PHEV meningkat 32,9% dari tahun sebelumnya. Hal ini menandai pergeseran pasar yang signifikan di industri otomotif Eropa, di mana mobil hibrida sekarang mendominasi dengan pangsa pasar 34,7%, diikuti oleh mobil gas dengan 26,9% dan mobil listrik dengan 18,3%. Dengan regulasi emisi yang semakin ketat, mobil diesel semakin jarang ditemui di jalan, meskipun beberapa merek seperti BMW dan Audi masih menawarkan mesin diesel dalam lini produk baru mereka. Namun, tren terkini menunjukkan bahwa mobil PHEV dan EV akan menjadi pilihan utama di masa depan, menggantikan peran yang dulunya dimainkan oleh mobil berbahan bakar diesel.
Prestasi Plug-In Hybrid Melampaui Mobil Diesel di Eropa
Read Also
Recommendation for You

Harga perbaikan tabrakan untuk mobil listrik turun pada kuartal terakhir tahun 2024, menurut data dari…

Uni Eropa Merencanakan Mobil Listrik Terjangkau untuk Bersaing Melawan Cina Uni Eropa berencana untuk membuat…

Ferdinand Alexander Porsche, dikenal sebagai bapak dari Porsche 911, adalah sosok legenda di Zuffenhausen. Porsche…

Paolo Dellachà telah resmi dilantik sebagai CEO baru Pininfarina, menggantikan posisi Silvio Angori yang mengundurkan…








