Dewan Pengurus Pusat Perempuan Bangsa mengadakan acara Kick Off Sosialisasi Modul “Anti Pencabulan di Lingkungan Pesantren” di Gedung KSPKP Tuban, Jawa Timur. Acara ini bertujuan untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual, terutama di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan. Bendahara Umum DPP Perempuan Bangsa, Ratna Juwita Sari, menekankan pentingnya perhatian serius terhadap isu pencabulan di lembaga pendidikan. Pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan karakter harus dijaga sebagai ruang aman bagi seluruh santri. Perempuan Bangsa hadir dengan modul komprehensif sebagai upaya untuk memastikan pesantren tetap menjadi tempat yang aman, terhormat, dan bebas dari kekerasan seksual. Tindakan pencegahan ini merupakan tanggung jawab moral bersama dan dapat dimanfaatkan oleh pengasuh pesantren, guru, aktivis pendamping, dan masyarakat luas. Anggota DPR RI, yang juga mewakili Dapil Tuban dan Bojonegoro, menegaskan pentingnya menjaga pesantren sebagai ruang yang aman dan terhormat.
Modul Anti Pencabulan: Pesantren Ruang Aman bagi Perempuan
Read Also
Recommendation for You

Pakar Telematika Roy Suryo telah selesai menjalani gelar perkara khusus dalam kasus dugaan fitnah ijazah…

Konflik internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama disebabkan oleh isu pengelolaan konsesi tambang, demikian diungkapkan…

Penulis artikel ini, Profesor Henry Indraguna, seorang pengamat hukum, menyatakan bahwa Peraturan Polri terkait penugasan…

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menjelaskan bahwa Peraturan Polri Nomor 10/2025 adalah konstitusional dan tidak…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta adanya standardisasi atau sistem pelaporan keuangan partai politik untuk mencegah…







