Toyota telah mengintensifkan kampanye teaser-nya dalam beberapa hari terakhir untuk supercar yang sangat digembar-gemborkan ini. Namun, debutnya belum akan terjadi di Japan Mobility Show pada akhir Oktober. Peluncuran perdana dijadwalkan pada 4 Desember berdasarkan laman hitung mundur resmi yang telah diumumkan. Penampilan publik pertama mobil super ini akan menyusul pada Januari 2025 di Tokyo Auto Salon.
Seiring dengan penantian yang telah lama, supercar ketiga dari Toyota ini, setelah 2000GT dan Lexus LFA, mengungkapkan spesifikasi mesinnya dalam sebuah teaser baru. Suara dari ketiga model termasuk mesin inline-enam, V-10, dan kemungkinan V-8 terdengar dalam siaran langsung minggu ini. Berbeda dengan laporan awal, mobil ini akan menggunakan lencana Toyota. Papan iklan di Fuji Speedway menampilkan logo “GR” untuk model yang akan datang.
Rumornya sebelumnya menyebutkan bahwa mobil balap akan menggunakan logo Toyota, sementara versi jalan raya akan dijual sebagai Lexus di bawah payung GR. Model baru ini diharapkan menjadi kreasi yang dipesan lebih dahulu tanpa keterikatan dengan mobil yang sudah ada. Powertrain hybrid mungkin menjadi fitur dalam mobil tersebut, mengingat prototipe yang terlihat di Nürburgring menggunakan stiker peringatan berwarna kuning.
Walaupun rincian teknis masih dirahasiakan, terdapat spekulasi bahwa supercar ini akan menjadi hibrida pertama Toyota yang berorientasi pada performa. Konsepnya akan melibatkan turbocharger kembar dan bodi serat karbon di atas sasis aluminium untuk mengurangi bobot. Supercar baru ini akan menjadi bagian dari jajaran produk Gazoo Racing di atas GR Yaris, GR Corolla, GR86, dan GR Supra serta rencana untuk menghidupkan kembali Celica dan mungkin MR2. Dengan pengembangan mesin turbocharged 2.0 liter, Toyota membuktikan diri sebagai penyelamat mobil-mobil yang menyenangkan.












