Dalam beberapa tahun terakhir, AMG mengalami perubahan yang signifikan, terutama dengan pengenalan C63 empat silinder pada September 2022. Namun, penerimaan terhadap sedan sport ini tidak selalu positif, dengan laporan diskon besar-besaran menunjukkan kurangnya daya tarik yang diharapkan. Penarikan kembali 219 hypercar AMG One juga menjadi sorotan karena risiko kebakaran, namun keberhasilan AMG memiliki mesin V-8 baru yang akan segera hadir dan rencana mobil sport elektrik yang “sangat emosional.”
Perubahan di AMG juga termasuk pergeseran kepemimpinan dengan pemindahan CEO saat ini, Michael Schiebe, ke posisi baru pada Desember 2025. Schiebe telah memimpin AMG selama dua setengah tahun dan berbagai spekulasi muncul mengenai siapa yang akan menggantikannya. Meskipun begitu, AMG tetap fokus pada pengembangan mesin pembakaran untuk bersaing dengan BMW M dan Audi Sport, serta mengembangkan mobil listrik yang menarik pembeli dengan “V-8 listrik terbaik di pasar.”
Meskipun tantangan ke depan seperti pengelolaan portofolio yang luas dan perubahan regulasi emisi, AMG tetap optimis dalam menyediakan mesin inline-enam dan V-8 untuk memenuhi kebutuhan para penggemar loyalis. Mesin V-12 juga tetap menjadi fokus yang menarik setelah komitmen Mercedes baru-baru ini untuk mempertahankan mesin terbesarnya. Meskipun mesin Formula 1 untuk mobil jalan raya tak lagi akan terjadi karena peraturan emisi yang ketat, AMG tetap bersemangat untuk menghadirkan inovasi baru di masa depan.












