Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memberikan dorongan kepada para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Semarang untuk menjadi motor penggerak ekonomi dan katalisator pertumbuhan usaha di Ibu Kota Jawa Tengah. Hal ini disampaikan pada acara pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Semarang masa bakti 2025-2028 di Ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang. Agustina menegaskan bahwa HIPMI tidak hanya fokus pada investasi dan tren bisnis, tetapi juga mengakui potensi besar di sektor pariwisata sebagai sumber peluang usaha baru bagi para wirausahawan muda.
Wali Kota juga meminta pengusaha muda untuk terus berinovasi, menjalin hubungan, dan memanfaatkan program-program pemerintah dalam upaya untuk menjadikan HIPMI sebagai motor penggerak yang tangkas serta mampu menghasilkan ide-ide baru untuk kesejahteraan bersama. Selain itu, penting bagi generasi muda untuk menekankan efisiensi dan kreativitas, karena mereka memiliki keunggulan dalam adaptasi terhadap perubahan dan kemampuan inovasi yang tinggi.
Menanggapi hal ini, Ketua BPC HIPMI Kota Semarang, Oldy Ardhana, menjelaskan bahwa pelantikan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga merupakan amanah untuk memperkuat peran HIPMI dalam membangun semangat kewirausahaan. Dia menegaskan komitmen HIPMI dalam mendukung pemerintah untuk memperluas ruang pengembangan bisnis, termasuk melalui program-program ramah lingkungan dan pengelolaan sampah. Oldy menyatakan bahwa HIPMI berkomitmen untuk menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat secara luas, dengan tujuan menciptakan Semarang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.












