Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet dengan melantik empat menteri dan satu wakil menteri di Istana Negara, Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Budi Arie Setiadi digantikan oleh Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Menteri Haji dan Umrah dijabat oleh Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan. Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. Meski demikian, Prabowo Reshuffle Kabinet tetap menunjukkan bahwa PDIP tetap di luar pemerintahan. Menanggapi perombakan kabinet ini, Pengamat Politik dan Direktur Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, memberikan pandangan bahwa hal ini adalah pembelajaran politik bagi para menteri agar tidak main-main dengan mandat rakyat.
Reshuffle Kabinet: Menteri Jangan Main-main dengan Mandat Rakyat
Read Also
Recommendation for You

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) yang didirikan oleh Presiden…

Peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan oleh PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) pada Sabtu malam menampilkan…

Pertempuran konflik di Timur Tengah dan keadaan dalam negeri telah mendorong Panglima TNI, Jenderal Agus…

Analis politik senior Boni Hargens mengapresiasi transformasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo…

Pemerintah telah secara resmi melarang anak di bawah usia 16 tahun untuk mengakses platform digital…







