Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah bekerjasama dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengejar dalang kerusuhan aksi demonstrasi di Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia. Kerusuhan tersebut terjadi pada tanggal 28-30 Agustus 2025. Sigit menyatakan bahwa Polri membutuhkan informasi tambahan dari BAIS TNI dan BIN untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi dengan jelas. Kerjasama dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran dalam peristiwa tersebut. Kapolri juga menegaskan betapa pentingnya menjaga kondusivitas di Indonesia, termasuk Jakarta yang merupakan ibu kota dan pusat perekonomian. Dengan kondisi yang kondusif, pembangunan di Indonesia dapat berjalan dengan lancar. Momen Maulid Nabi Muhammad SAW pun diperingati dengan doa bersama oleh Kapolri dan ribuan buruh, ormas, serta pengemudi ojol di Polda Metro Jaya pada malam hari. Semua pihak diharapkan dapat bersatu demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Buru Dalang Kerusuhan: Kapolri Gandeng BAIS TNI & BIN
Read Also
Recommendation for You

Harryanto Aryodiguno, Ph.D, seorang Profesor Asosiasi Hubungan Internasional di Universitas President, memberikan pandangannya tentang realitas…

Elite Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikritik karena krisis kepemimpinan yang serius. Rais Aam KH…

Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan ke Provinsi Aceh untuk meninjau lokasi terdampak bencana banjir….

Konflik internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dianggap sulit untuk diselesaikan kembali ke kondisi…

Vebyanti Aryani, mahasiswa Magister Komunikasi Korporat Universitas Paramadina, memberikan sorotan terhadap kasus penculikan dan anak…







