Prabowo Aims to Give Free Nutritious Meals to 82.9 Million Children by Year-End

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan target yang ambisius untuk memperluas Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar mencapai 82,9 juta anak di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2025. Pada peringatan ulang tahun ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Rabu malam di Jakarta Convention Center, ia menegaskan bahwa inisiatif ini telah menjadi prioritas nasional—dan menjadi hal yang mendesak. Prabowo membagikan pengalaman pribadi dan emosional tentang kunjungannya baru-baru ini ke Jawa Tengah, di mana permintaan untuk program tersebut sangat nyata. “Saya sedang dalam perjalanan dari Solo ke Klaten. Di sepanjang jalan, para siswa, guru, masyarakat sehari-hari—mereka semua keluar dari rumah mereka. Saya pikir, ini bukan lagi kampanye. Mereka berdiri di sana berjam-jam,” ceritanya. “Saya keluar dari mobil, berdiri di atas, dan saya mendengar anak-anak berteriak: ‘Pak, makanan bergizi, tolong!'” Dia melanjutkan, “Saya bertanya, ‘Apakah kalian sudah sekolah hari ini?’ ‘Belum, Pak,’ mereka menjawab. Itu sangat menyentuh saya. Saya baru saja menerima laporan—hanya 6,7 juta anak yang telah menerima makanan MBG. Saya teriak kembali kepada mereka, ‘Sabarlah!'” Tergerak oleh pertemuan itu, Prabowo segera memberikan perintah kepada timnya untuk mempercepat implementasi program, dengan target mencapai 20 juta anak pada pertengahan Agustus. “Anak-anak ini memahami bahwa mengelola dana publik tidaklah mudah. Setiap sen harus dipertanggungjawabkan. Itulah mengapa staf dapur perlu dilatih, disiapkan, dan diajari cara mengelola sumber daya dengan baik. Itu membutuhkan waktu. Tapi tim saya melaporkan kembali, ‘Pak, kami bisa mempercepat. Kami percaya kami bisa mencapai 20 juta pada 17 Agustus.'” “Dan dari situ, kami akan terus melangkah. Kami berdoa dan berharap bahwa pada Desember 2025, kami akan mencapai 82,9 juta anak.” Presiden Prabowo menambahkan bahwa upaya besar ini mulai menarik perhatian global. “Ini adalah sesuatu yang negara lain pantau dengan cermat. Saat saya bepergian ke luar negeri, para pemimpin dunia bertanya tentang program ini. Beberapa bahkan sudah bersiap untuk mengirim tim ke Indonesia untuk belajar dari kita,” katanya. “Mantan Presiden Brasil mengatakan kepada saya bahwa mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta anak.” “Jadi sekarang Indonesia berani melakukan apa yang butuh lebih dari satu dekade bagi yang lain tercapai. Saat negara lain memerlukan 11 tahun, kita akan melakukannya—tahun ini, kita akan mencapai 82,9 juta penerima manfaat.” Namun, Prabowo menyadari bahwa optimisme harus diimbangi dengan hasil. “Kita harus membuktikan ini,” katanya. “Jadi mungkin pada akhir Desember atau awal Januari, saya harap PKB mengundang saya kembali—sehingga Anda dapat menegaskan apa yang saya katakan hari ini. Mari kita lihat pada Desember 2025 atau Januari.” Program Makanan Bergizi Gratis merupakan bagian dari visi lebih luas Prabowo untuk mengatasi kelaparan anak, kekurangan gizi, dan kesenjangan belajar, dengan memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang, memiliki bahan bakar yang mereka butuhkan untuk belajar, tumbuh, dan berhasil.

Source link