Situs resmi milik DPR RI sering kali menjadi target serangan hacker, ungkap Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar. Upaya penyerangan ini menyebabkan website DPR RI sering tidak dapat diakses oleh masyarakat, terutama terkait RUU KUHAP. Meskipun sering mengalami kendala akses, pihak Kesetjenan DPR bekerja sama dengan BSSN dan Bareskrim Polri untuk mengatasi hal ini. Bahkan, Indra menyebut bahwa website DPR RI sering kali mengalami ratusan bahkan ribuan upaya penyerangan yang dilakukan oleh hacker. Sebagai tindakan pencegahan, pihak Kesetjenan memilih untuk menonaktifkan sementara aktivitas website jika terdeteksi serangan yang masuk. Langkah ini diambil demi mencegah kerusakan pada seluruh sistem yang ada di dalam website DPR RI.
Sekjen DPR Berikan Penjelasan Soal Serangan Hacker Terhadap Website
Read Also
Recommendation for You

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung, Jawa…

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Kejaksaan Agung,…

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengumumkan bahwa tidak akan ada penyelenggaraan haji Furoda pada…

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Dia menyampaikan pesan agar…

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan bahwa pemerintah akan menanggung kenaikan harga avtur untuk penerbangan…







